Yayasan Rotary Indonesia Bersatu

Sejak 2014 lalu, Rotary Indonesia memiliki badan hukum berbentuk yayasan bernama Yayasan Rotary Indonesia Bersatu, atau disingkat YRIB. Yayasan Rotary, demikian YRIB biasa disebut, didirikan di Jakarta pada 9 Juni 2014 dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM bernomor AHU-02842.50.10.2014 tanggal 19 Juni 2014.

Yayasan Rotary di Indonesia merupakan cita-cita besar PDG Soedarpo Sastrosatomo (alm). Beliau memimpikan payung hukum yang mampu meningkatkan kekuatan pelayanan kemanusiaan Rotary di Indonesia menjadi berkali-kali lipat. Menurut District Governor 3400 tahun 1984-1985 ini, payung hukum memungkinan Rotary membangun kerjasama yang lebih luas, menggalang dana yang lebih besar, dan menyentuh nilai kemanusiaan lebih mendasar.

PDG Darpo, begitu beliau akrab disapa, merupakan seorang patriot sekaligus diplomat dan entrepreneur. Pada masa awal perjuangan kemerdekaan, beliau mengabdikan diri sebagai dokter yang merawat para pejuang. Selepas kemerdekaan, beliau berbakti di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia hingga mampu menjadi salah satu wakil Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar pada 1949.

Pengabdian selanjutnya ditujukan dalam bidang ekonomi dengan mendirikan perusahaan transportasi dan logistik maritim berjuluk PT Samudera Indonesia. Hasilnya, beliau menjadi konglomerat dengan lebih dari 21 perusahaan dan dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes. Meskipun demikian, tarikan nafasnya masih

PDG Sudarpo menderukan pengabdian pada kemanusian, bahkan hingga Sastrosatomo (alm) akhir hayatnya. Dalam hal ini, PDG Mustain Sjadzali menyebutnya sebagai, “A genuine Rotarian.”

Usai tiga dasawarsa berlalu sejak beliau mengabdikan dirinya sebagai District Governor, salah satu benih mimpi PDG Soedarpo lambat laun mulai tumbuh sebagai Yayasan Rotary Indonesia Bersatu. Seperti mimpinya pula, YRIB menjadi energi baru untuk menggerakkan kumpulan perahu-perahu kecil berjuluk Rotary Club agar bersatu dan merangkaikan dirinya menjadi sebuah bahtera besar Rotary Indonesia.

Ketika hanya sebagai perahu kecil, Rotary Club mudah terombang- ambing dan tenggelam dihempas gelombang. Setelah menjelma sebagai bahtera, Rotary Indonesia mampu mengarungi samudera pengabdian dengan lebih mudah, cepat, dan kokoh. Di dalamnya, para Rotarian bekerja secara gotong royong dengan penuh semangat dan dedikasi tinggi untuk melayani kemanusiaan.

Sebagai sebuah energi baru, YRIB mendorong banyak peluang besar 

dan pengalaman luar biasa. Salah satunya adalah kesempatan untuk membangun interaksi dan kerjasama dengan pemerintah, perusahaan, perguruan tinggi, dan lembaga formal lainnya dalam bidang kemanusiaan. Teknis interaksi dan kerjasamanya sendiri sangat luas, mulai dari penggalangan dana, pembiayaan proyek kemanusiaan, dukungan teknis, hingga kerjasama program jangka panjang.

Dalam konteks administrasi keuangan, YRIB membantu memperbaiki sistem administrasi Rotary Club yang mampu meningkatkan kepercayaan publik kepada Rotary. Salah satunya, YRIB membantu Rotary Club untuk memiliki status domisili serta alamat yang jelas dan permanen di tingkat nasional.

Selain itu, YRIB juga memungkinkan Rotary Club di seluruh Indonesia untuk membuka rekening bank atas nama Rotary. Selain meningkatkan transparansi, langkah ini juga meminimalisir dampak negatif dari penggunaan rekening bersama, khususnya konsekuensi keuangan dan pajak.

Kini, YRIB memiliki pekerjaan rumah untuk mendorong Rotary agar menjadi bagian dari entitas nasional dalam bidang kemasyarakatan yang berbadan hukum. Bila hal tersebut tercapai, Rotary akan menjadi tax exempt. Pada titik ini, publik bisa mendonasikan dana amalnya kepada Rotary. Sebagai timbal baliknya, donatur akan mendapatkan pemotongan pajak dari pemerintah.

Dalam konteks Rotary Internasional, Yayasan Rotary Indonesia Bersatu selaras dengan konstitusi Rotary. Secara spesi k, hal ini tercantum dalam Manual of Procedures tahun 2013 halaman 28 sebagai berikut:

“The corporate documents of an incorporated district must be consistent with the RI constitution, bylaws, and policies, as far as local laws permit. If any amendment to these RI documents or policies causes a district’s corporate documents to be inconsistent, the district must immediately amend its corporate documents to restore consistency. District corporations must act in accordance with RI’s constitution, bylaws, and policies and may not take any action inconsistent with them.”

Berikut terjemahannya dalam Bahasa Indonesia:

“Dokumen-dokumen entitas terkait sebuah lembaga distrik harus selaras dengan konstitusi Rotary Internasional, peraturan, dan kebijakan, selama hukum setempat mengizinkan. Jika ada perubahan dokumen-dokumen atau kebijakan-kebijakan Rotary

Internasional yang menyebabkan dokumen lembaga distrik tidak selaras, distrik harus segera mengubah dokumen lembaganya untuk mengembalikan keselarasannya tersebut. Lembaga distrik harus bertindak sesuai dengan konstitusi, peraturan, dan kebijakan Rotary Internasional dan tidak dapat mengambil tindakan yang tidak selaras dengan acuan tersebut.”

Merujuk kepada peraturan tersebut, yayasan merupakan jenis lembaga yang tepat untuk mengakomodasi aksi kemanusiaan Rotary. Hal ini tampak dari salah satu prinsip yayasan yang bersifat nirlaba dan tidak boleh melakukan aktvitias bermotif mencari keuntungan. Bila pun yayasan mengusahakan pendapatan, maka keseluruhan hasilnya ditujukan untuk kegiatan yayasan.

Yayasan juga merepresentasikan semangat kerelawanan Rotary. Dalam yayasan, para pendiri, pembina, dan pengawas serta pengurus paruh waktu bekerja secara sukarela dan tidak berhak menerima pendapatan. Sedangkan pengurus yang bekerja penuh untuk yayasan boleh menerima gaji dan honorarium sesuai dengan izin anggaran dasar. Hal ini senada dengan peran sekretaris eksekutif di Rotary Club yang bekerja secara penuh dan berhak menerima gaji.

Sama dengan aturan yayasan, YRIB pun diisi oleh organ yayasan yang bekerja secara sukarela. YRIB sendiri memiliki empat organ, yaitu: pendiri, pembina, pengurus, dan pengawas. Organ-organ ini beranggotakan Rotarian dari District 3410 dan 3420. Khusus untuk pendiri dan pembina, kedua organ ini diampu oleh para PDG. Ke depannya, YRIB akan memiliki pelaksana harian yang bekerja penuh dan digaji penuh oleh yayasan.

Di tingkat lokal, setiap Rotary Club di Indonesia dianjurkan untuk menggunakan Yayasan Rotary Indonesia Bersatu sebagai payung hukumnya. Sesuai uraian di atas, YRIB membantu memperkuat aspek legal Rotary Club dan menjembatani kerjasama dengan lembaga-lembaga formal, khususnya pemerintah dan perusahaan.

Meskipun demikian, YRIB menyerahkan kembali keputusan atas tawaran ini kepada masing-masing Rotary Club. Dalam hal ini, ada tiga pilihan yang dianjurkan oleh YRIB. Pertama, Rotary Club yang sudah memiliki yayasan dipersilahkan untuk memantapkan dan menyelaraskan AD/ART sesuai dengan ketentuan Manual of Procedures Rotary Internasional dan perundang-undangan yang berlaku serta memenuhi kewajiban perpajakan dengan baik.

Pilihan kedua, Rotary Club yang sudah memiliki yayasan diperbolehkan untuk membuka cabang YRIB di areanya masing-masing. Sedangkan pilihan terakhir, Rotary Club yang belum memiliki yayasan dianjurkan untuk membuka cabang YRIB.

Untuk setiap Rotary Club yang menjadi cabang yayasan, YRIB memohon dukungannya agar mampu menjaga kualitas pelayanan kemanusiaannya. Dalam hal ini, seluruh cabang harus mengkonsolidasikan laporan keuangannya kepada YRIB. Bagaimana pun juga, pembentukan cabang yayasan berdampak kepada laporan keuangan YRIB secara nasional.

Selain itu, seluruh jawab juga diwajibkan memiliki NPWP masing-masing dan melaporkan pajaknya secara tertib sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Menginjak usianya yang kedua, YRIB masih terus mendorong percepatan agenda kerjanya untuk memperkuat program-program Rotary, baik di tingkat nasional, area, maupun club. Dalam hal ini, perlu strategi dan kerja keras agar keberadaan YRIB mampu membawa dampak positif terhadap gerakan Rotary di Indonesia sesuai dengan harapan banyak orang.

Para pengurus YRIB sendiri mulai bekerja keras untuk mencapai cita-cita yayasan tidak lama setelah didirikan. Hal ini tampak dari keseriusan YRIB untuk mensosialisasikan keberadaan yayasan sekaligus menjalin interaksi untuk menampung masukan dari Rotarian seluruh Indonesia.

Sosialisasinya sendiri digelar di 5 kota di Indonesia selama semester kedua tahun 2014. Hasilnya digunakan untuk menyempurnakan YRIB, termasuk organ yayasan, aspek legal, dan program kerja.

Terkait untuk program kerja, YRIB menjadi motor utama untuk menggerakan program Rotary secara nasional. Sepanjang semester pertama 2016, ada tiga program Rotary yang dibantu penuh oleh YRIB, yaitu: Pekan Imunisasi Nasional: End Polio Now pada pekan kedua Maret 2016, District 3410 Conference 2016 pada 22-23 April 2016, dan Rotary Day di Candi Prambanan pada 24 April 2016.

Untuk masa beberapa tahun mendatang, YRIB mencanangkan 5 bidang program kerja dasar, yaitu: Funds Rising, Disaster Relief, Youth Activities Grants, Support Grants, dan Project Partnerships. Funds Rising sendiri merujuk pada usaha untuk meningkatkan pendapatan yayasan, baik dalam bentuk donasi maupun kegiatan pro t yang keuntungannya diperuntukkan bagi yayasan.

Sedangkan Disaster Relief memberikan dukungan bagi Rotary Club untuk menangani korban bencana alam, baik pada masa tanggap bencana, maupun pada masa rehabilitasi paska bencana. Adapun Youth Activities Grants berbentuk dukungan pendanaan bagi kegiatan kepemudaan di lingkungan Rotary, seperti: Rotaract, Interact, dan Youth Exchange.

Dalam bidang Support Grants, YRIB memberikan dukungan pendanaan untuk Rotary Club yang berencana mengajukan proyek Global Grant. Kemudian Project Partnership merujuk pada dukungan YRIB kepada Rotary Club yang mencari mitra dalam dan luar negeri untuk proyek kemanusiaannya.

Meskipun begitu, akte pendirian YRIB mencantumkan 23 kegiatan, yang terbagi menjadi dua bidang, yaitu: Bidang Sosial sebanyak 16 kegiatan dan Bidang Kemanusiaan sebanyak 7 kegiatan. Dalam menentukan 23 kegiatan tersebut, YRIB merujuk kepada 6 Area Focus Rotary Internasional yang meliputi: mempromosikan perdamaian, memerangi penyakit, menyediakan air bersih, menyelamatkan ibu dan anak, mendukung pendidikan, dan menumbuhkan ekonomi lokal.

Selain itu, akte pendirian juga memuat beberapa cita-cita Rotarian di Indonesia. Salah satunya adalah Museum Rotary Indonesia. Museum ini memuat benda-benda bersejarah dan dokumentasi kegiatan kemanusiaan Rotary di Indonesia.

Tentunya, YRIB membutuhkan dukungan Rotary Club seluruh Indonesia untuk mewujudkan cita-cita mulianya tersebut. Kerjasama YRIB dan Rotary Club D3410 dan D3420 diharapkan memberikan kontribusi besar untuk program-program Rotary, yang secara langsung berkontribusi luar biasa terhadap pelayanan kemanusiaan di Indonesia.

Yayasan Rotary Indonesia Bersatu

Gandaria Building 8 Lt. 16 Unit G & H
Jln. Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama Jakarta Selatan