Pascaoperasi Jantung, Kondisi Bilqis Membaik

Kondisi Bilqis (1 tahun) pascaoperasi jantung di Rumah Sakit Sri Jaya Deva, Bangalore, India sudah membaik. Dia tidak lagi cepat lelah dan sering sakit.

 

Yang jelas, selera makan dan minum susu meningkat setelah operasi jantung ini,” sebut Leni dan Usman, ibu dan ayah Bilqis di Food Ten Resto Garden & Cafe Shop, Medan hari Minggu (23/4) siang. Mereka bertemu dengan Past President Rotary Club Medan Deli, Kencana Salim (Biebie), PP Alfian Salim, PP Budy Beh, dan Rtn. Fenti Djohan.

 

Bilqis dan orangtuanya baru pulang dari India. Bilqis menjalani operasi karena menderita kelainan jantung bawaan. Keberangkatan Bilqis dan kedua orangtuanya difasilitasi RC Medan Deli. “Kami berangkat 2 April 2017. Kemudian, Bilqis menjalani operasi 10 April,” sebut Leni.

 

Di RS Sri Jaya Deva, Bilqis ditangani dr. Sheetharam Bhat. Operasi sendiri berlangsung sekitar empat jam. “Setelah operasi, Bilqis masuk ruangan ICU tiga hari. Kondisinya agak demam. Namun, tidak berlangsung lama. Setelah itu normal,” tambah Leni lagi.

 

Ayah Bilqis, Usman yang merupakan prajurit TNI, menambahkan selama di RS Sri Jaya Deva, mereka diperlakukan sangat istimewa oleh pihak manajemen RS. “Bahkan, kita langsung dijumpai direktur rumah sakit. Dia memesankan agar kami dilayani maksimal, karena kami pasien internasional,” sebutnya. Malah, katanya, saat Hari Ulang Tahun Bilqis satu tahun, 15 April 2017, pihak manajemen rumah sakit memberikan kado.

 

Tidak hanya pihak manajemen, warganya juga baik. Satu kali, kami pernah disuruh beli obat di apotek. Karena tidak tahu, kami dibantu seorang keluarga pasien. Bahkan, dia yang membayar obat tersebut,” ungkap Usman lagi.

 

Kedua orangtua Bilqis tampak sangat bahagia. Keduanya tampak penuh semangat. Kondisi ini sangat berbeda ketika Bilqis sewaktu sakit. Dokter mendiagnosis Bilqis mengalami kelainan jantung. Pihak keluarga sempat membawa Bilqis ke salah satu rumah sakit di Pulau Penang, Malaysia. Hasilnya, Bilqis, memang harus segera operasi.

 

Tidak ada biaya

Tapi, biayanya kalau dirupiahkan sekira seratus enam puluh juta rupiah. Kami tidak jadi operasi Bilqis karena tidak ada biaya. Lantas, saya dipertemukan seorang dokter ke Pak Biebie. Kata dokter itu, jumpai saja dermawan Pak Biebie. Semoga dia bisa membantu. Hingga akhirnya bertemu Pak Biebie. Kami sangat berterima kasih atas bantuan keluarga besar Rotary Club Medan Deli dan para donator,” kenang Leni.

 

Melihat kondisi Bilqis yang sudah sehat, PP Biebie maupun Rtn. Fenti dan lainnya merasa sangat bahagia. Begitu pun, Bilqis diharapkan tetap rutin memeriksakan kesehatannya dengan dokter. “Semua ini berkat Tuhan. Kita juga ucapkan terima kasih kepada para donator,” sebut Biebie.

 

Di tempat terpisah, anggota DPRD Sumut, Brilian Moktar, yang juga Penasihat RC Medan Deli, memberikan apresiasi kepada RC Medan Deli yang tetap kosisten menjalankan misi kemanusiaan hingga saat ini tanpa melihat suku, agama, ras, dan golongan. Di lain pihak, Brilian juga mengharapkan sudah seharusnya pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan melengkapi sarana dan prasarana agar bisa menangani operasi pasien kelainan jantung bagi anak. “Soalnya, kasus seperti ini banyak terjadi. Jadi, sudah sepantasnya di Sumut ini memiliki alat dan dokter yang mumpuni menangani operasi kelainan jantung bagi anak agar pasien tidak lagi dibawa keluar,” sebut Brilian.