Indonesia bebas polio di deklarasikan di candi borobudur

BOROBUDUR, suaramerdeka.com - Candi Borobudur di Kabupaten Magelang menjadi saksi pendeklarasian tekad Indonesia bebas Polio, Selasa (8/3). Deklarasi dilakukan Rotary Club Indonesia dan Pemkab Magelang.

Dalam kesempatan ini, sebanyak 4.322 balita se-Kecamatan Borobudur mengikuti Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio di Borobudur, Kabupaten Magelang. Imunisasi polio akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia mulai 8 Maret hingga 15 Maret 2016.

Past Presiden Rotary Club Yogyakarta-Prambanan Sita Arsyita mengatakan, deklarasi Indonesia bebas polio dilakukan di Candi Borobudur karena merupakan ikon dunia. Ia berharap keagungan Borobudur akan membawa semangat untuk memberantas polio.

Deklarasi diawali penetesan vaksin polio di Dusun Maitan, Desa Borobudur dan dilanjutkan di Taman Lumbhini Candi Borobudur. Rotary Club Indonesia bersama Puskemas Borobudur dan Camat Borobudur Nanda C Pribadi kemudian melepaskan balon bertuliskan End Polio Now ke langit Borobudur.

“Kami memilih Candi Borobudur karena merupakan ikon dunia, Kami ingin dunia mengetahui bahwa kami bersama pemerintah sangat serius membebaskan anak-anak Indonesia dari polio,” kata Sita di sela-sela pencanangan PIN di Taman Lumbhini Candi Borobudur, Selasa (8/3).

Kepala Puskesmas Borobudur dr Yuniar mengatakan, pihaknya menerjunkan 144 kader kesehatan di 48 pos atau lokasi PIN. “Target kami 4.322 balita di 20 desa. Kader mengerahkan 4 dokter, 17 perawat dan 26 bidan dengan 271 vaksin,” jelas Yuniar.

Yuniar mengatakan pihaknya melibatkan pemerintah desa untuk memantau dan mendorong para orang tua yang memiliki anak usia 0 hingga 59 bulan mendapatkan vaksin Polio. “Para kades dan muspika juga kami libatkan agar target dan sasaran peserta PIN polio tercapai,” tegasnya.

Sementara itu Camat Borobudur Nanda C Pribadi mengatakan virus polio sangat berbahaya sehingga harus diberantas. “Kami berterima kasih dengan kegiatan ini karena bisa mencegah balita tertular polio. Kami ingin mewujudkan generasi sehat bebas polio,” kata dia.

Sementara itu, District Governor  Elect, Sadana Mulyono menambahkan bahwa pihaknya juga menggelar acara serupa di Bandung bersama Walikota Ridwan Kamil dan di Jakarta bersama Gubernur Basuki Cahaya Purnama (Ahok).